Belajar Mengenal Paragraf Berpola Induktif (Generalisasi, Analogi dan Kausal)
Untuk melanjutkan Tugas berikutnya yaitu pengertian serta contoh paragraf Generalisasi, Analogi dan Kausal. Berikut pengertian dan contohnya. :)
Paragraf Generalisasi
Generalisasi adalah
penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum
berdasarkan sejumlah data. Jumlah data atau peristiwa khusus yang
dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.
Contoh:
Kenaikan BBM baru-naru ini tekah menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok melambung tinggi. Para pengguna angkutan umum harus membayar dua kali lipatbesarnya dari sebelum adanya kenaikan BBM. langkanya BBM membuatmasyarakat resah dan panik..Tindak kriminal semakin merajalela dimana-mana. kenaikan BBM yang diharapkan dapat memperbaiki perekonomian, pada saat ini justru membuat rakyat semakin menderita.
Paragraf Analogi
Analogi adalah penalaran
dengan cara membandingkan dua hal yang banyak menandung persamaan.
Dengan kesamaan tersebut dapatlah ditarik kesimpulannya. Paragraf
analogi ini merupakan bagian paragraf induktif.
Contoh:
Peternakan merupakan aspek perekonomian yang penting dan menjanjikan. Selain dapat menjadi lahan pendapatan, peternakan juga memiliki dampak positif meningkatkan gizi masyarakat. Pengembangan peternakan dapat memenuhi kebutuhan daging warga sehingga negara tidak perlu mengimpor daging dari luar. Pertanian juga merupakan aspek perekonomian yang penting. Pengembangan pertanian dapat memenuhi kebutuhan beras warga sehingga impor dari luar tidak diperlukan..
Paragraf Sebab-Akibat (Kausal)
Hubungan kausal
adalah proses penalaran yang diperoleh dari gejala-gejala yang saling
berhubungan. Hubungan kausal ada tiga jenis, yaitu sebagai berikut:
- Sebab – Akibat.Sebab – akibat ini berpola A menyebabkan B.
- Akibat – Sebab. Akibat – sebab ini berpola Akibat dari B
- Akibat – Akibat. Akibat – akibat merupakan penalaran yang menyiratkan penyebabnya, Peristiwa akibat langsung disimpulkan pada akibat yang lain.
Contoh:
Harga beras dan kebutuhan pokok lainnya melonjak tinggi. Kenaikan harga-harga tersebut mencapai dua kali lipatnya dari harga semula. Beberapa warung makan gulung tikar dan sebagian yang lain menaikkan harga dagangannya. Oleh karena itu, biaya hidup anak kost atau para perantau terutama di kota-kota besar bertambah mahal..
Sumber referensi: http://www.pustakasekolah.com/mengenal-teks-berpola-induktif.html
http://jurnalmasbro.wordpress.com/2012/12/12/belajar-mengenal-paragraf-berpola-induktif-generalisasi-analogi-dan-kausal/
No comments:
Post a Comment